Barcelona Masih Terjerat Utang Besar Meski Keuangan Mulai Pulih

Barcelona – Klub raksasa La Liga Spanyol, FC Barcelona, masih bergulat dengan beban hutang yang besar meskipun menunjukkan tanda-tanda perbaikan finansial setelah beberapa tahun krisis yang panjang.

Menurut laporan keuangan terbaru dan laporan media internasional, total hutang klub tetap sangat tinggi, mencerminkan dampak dari pengeluaran besar untuk proyek stadion, transfer mahal, dan tekanan ekonomi global.

💰 Total Hutang Masih Besar

Barcelona tercatat memiliki hutang sekitar €1,45 miliar pada musim 2024-25, menjadikannya salah satu klub dengan beban finansial terbesar di sepak bola dunia saat ini. Angka ini termasuk utang operasional, hutang transfer, dan kewajiban jangka panjang lainnya.

Para pengamat keuangan dan mantan pejabat Bayern Munich menyebut angka hutang tersebut “tidak masuk akal dan sulit dipahami”, menyoroti risiko besar dari model pengeluaran klub.

📌 Utang Transfer yang Masih Belum Dibayar

Sebagian hutang klub berasal dari transfer pemain besar yang belum lunas. Laporan resmi menunjukkan Barca masih berutang sekitar €159 juta kepada klub lain untuk pembelian pemain seperti:

  • Raphinha (Leeds United)
  • Robert Lewandowski (Bayern Munich)
  • Ferran Torres (Manchester City)
    Sebagian besar dari jumlah ini (~€140 juta) jatuh tempo dalam satu tahun ke depan, meningkatkan tekanan jangka pendek klub.

🏟️ Hutang Stadion & Espai Barça

Bagian terbesar lain dari beban hutang Barca berasal dari proyek besar renovasi Spotify Camp Nou dan kompleks Espai Barça. Klub telah menerbitkan obligasi sebesar €424 juta untuk membantu refinancing bagian dari hutang tersebut dan menggeser jadwal pembayaran hingga tahun 2033–2050, memberi lebih banyak waktu untuk melunasi tanpa tekanan jangka pendek.

Renovasi ini diproyeksikan meningkatkan kapasitas dan pendapatan stadion. Presiden klub bahkan memperkirakan pendapatan tahunan hingga €400 juta setelah proyek lengkap, meskipun penyelesaiannya masih tertunda dan belum berjalan penuh.

📈 Tanda-Tanda Perbaikan Finansial

Walau jumlah hutang masih besar, ada juga sinyal positif dalam kinerja keuangan Barca:

✅ Klub melaporkan laba operasional untuk musim 2024–25, pertama kali dalam delapan tahun terakhir, karena pendapatan kembali meningkat lewat sponsor, merchandise, dan asistensi stadion.
✅ Pendapatan total diperkirakan mendekati €1 miliar pada musim 2025-26, didorong oleh kemitraan Nike, Spotify, dan peningkatan penjualan global.
Credit rating klub dinaikkan dari “stable” menjadi “positive”, sejalan dengan prospek pendapatan yang naik berkat kontrol biaya dan strategi finansial yang lebih disiplin.

⚠️ Risiko & Tantangan yang Masih Ada

Namun, langkah perbaikan ini tidak berarti masalah hilang total:

🔹 Pendapatan dari stadion masih belum maksimal karena proyek renovasi belum selesai.
🔹 Bursa transfer tetap dibatasi karena La Liga memberlakukan aturan pengeluaran 1:1, membuat Barca sulit merekrut pemain besar sampai neraca keuangan benar-benar terkendali.
🔹 Beberapa analis dan fans berpandangan bahwa klub belum benar-benar “bebas hutang” dan masih membutuhkan 3-5 tahun lebih untuk benar-benar stabil.

📊 Kesimpulan

📍 Barcelona masih memiliki hutang sangat besar (~€1,45 miliar)
📍 Utang transfer dan proyek stadion menjadi beban utama
📍 Klub melakukan refinancing jangka panjang untuk meringankan tekanan
📍 Pendapatan mulai meningkat, tetapi risiko finansial tetap ada

Intinya, meskipun Barca menunjukkan tanda-tanda pemulihan, kondisi hutangnya masih jadi tantangan besar yang harus ditangani secara hati-hati di tahun-tahun mendatang.